Dokku saat ini memiliki 4 fasilitas kesehatan yang menawarkan prosedur dan pengobatan/perawatan Bedah Plastik dan Kosmetik di Sumatera Selatan. Untuk informasi lebih lanjut atau untuk menjadwalkan janji temu Anda, klik tombol Tanyakan Sekarang dan kami akan merekomendasikan klinik terbaik serta termurah di di Sumatera Selatan yang cocok dengan kebutuhan Anda. Dan jangan lupa, semua layanan kami GRATIS!
MyMediTravel telah bekerja sama dengan dokter, ahli bedah, dan Klinik untuk menawarkan pilihan yang luar biasa dari prosedur bedah plastik dan kosmetik. Banyak dari pelanggan kami berbagi pendapat yang sama bahwa Bedah Plastik dan Kosmetik Bedah sebenarnya sama. Jadi apa bedanya? Sementara kedua operasi plastik dan bedah kosmetik bertujuan untuk meningkatkan tubuh pasien, ada perbedaan:
Bedah plastik adalah bedah rekonstruksi bertujuan untuk merekonstruksi dibakar, dipotong, atau bagian yang rusak dari tubuh. kelainan fungsional akibat kecelakaan, luka bakar, luka, kanker, patah tulang, tumor, gangguan medis, cacat bawaan termasuk langit-langit, bibir sumbing, spina bifida, dll, bagian tubuh retak juga diperlakukan di bawah operasi plastik. Prosedur rekonstruksi yang paling umum adalah pembangunan kembali payudara dihapus pada pasien kanker, operasi tangan, dan penghapusan tumor.
bedah kosmetik atau operasi estetika yang terlibat dalam meningkatkan kecantikan fisik Anda. Hal ini tidak untuk pengobatan setiap penyakit atau penyakit. penampilan fisik Anda akan berubah sesuai dengan keinginan Anda dengan melakukan operasi. fitur wajah yang diubah dengan membentuk kembali dari hidung, implan dagu, implan bibir, alis mengangkat, mengangkat kelopak mata, dan wajah angkat. implan bokong, payudara, angkat payudara. dan leher contouring juga lazim. Orang-orang seperti sedot lemak dan Perut melipat juga termasuk dalam kategori ini.
Perawatan Bedah Plastik
Prosedur bervariasi sesuai dengan tujuan yang operasi sedang dilakukan. Berikut ini adalah beberapa prosedur yang digunakan dalam operasi plastik:
Kulit Grafting melibatkan mengambil sepotong sehat kulit dari Donor Situs dan menanamkan ke sebuah penerima Situs rusak.
Flap Bedah, dalam jenis operasi plastik sepotong daging ditransfer dari satu bagian tubuh yang lain. Ini bagian dari jaringan membawa suplai darah sendiri dan menyembuhkan lebih cepat. Hal ini digunakan untuk mengobati jenis yang lebih rumit dari gangguan.
Tissue Ekspansi, seperti namanya menunjukkan, tubuh tumbuh jaringan ekstra dengan perpanjangan kulit di sekitarnya. Sebuah alat yang disebut expander digunakan dalam metode ini. Ini adalah mesin seperti balon yang dimasukkan di bawah kulit dekat daerah membelot yang perlu diperbaiki. Ini diisi dengan air asin memungkinkan kulit untuk memperluas dan tumbuh.
Mikro, dalam teknik ini, jahitan sangat kecil digunakan untuk arteri connect, vena, dan saraf dalam jaringan transplantasi. Itu membuat proses penyembuhan cepat.
Informasi yang disajikan di halaman ini diambil dari sumber yang akurat dan telah diverifikasi oleh tenaga kesehatan yang ahli dalam bidangnya. Namun, Anda tetap disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani perawatan medis di salah satu fasilitas kesehatan yang kami tawarkan. Konten ini terakhir diperbarui pada 14/02/2023.
Sumatra Selatan, atau sering disingkat Sumsel, adalah sebuah provinsi di Indonesia yang berada di bagian selatan Pulau Sumatra. Provinsi ini berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi di sebelah utara, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung di bagian timur, provinsi Lampung di bagian selatan, dan Provinsi Bengkulu di bagian barat. Provinsi ini didirikan pada tanggal 12 September 1950. Pada mulanya, Provinsi Sumatra Selatan mencakup daerah Bengkulu, Jambi, Lampung, dan Kepulauan Bangka-Belitung sebelum akhirnya empat wilayah tersebut berpisah dan menjadi wilayah provinsi sendiri. Kini, Sumatra Selatan merupakan rumah untuk lebih dari 8,2 juta jiwa dan pertumbuhan penduduknya terus berkembang dengan pesat.
Sejak berabad yang lalu, Provinsi Sumatra Selatan dikenal dengan sebutan Bumi Sriwijaya. Hal ini karena pada abad ke 7 hingga abad ke 12 Masehi, wilayah Sumatra Selatan merupakan pusat kerajaan Sriwijaya, yaitu kerjaan maritim terkuat dan terbesar di Nusantara.
Provinsi Sumatra Selatan juga terkenal memiliki kekayaan sumber daya alam, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Selain itu, provinsi ini tersohor akan berbagai destinasi wisatanya, seperti Jembatan Ampera, Sungai Musi, Pulau Kemaro, Kota Pagaralam, Danau Ranau, dan lain sebagainya. Terdapat empat sektor yang memberi sumbangsih cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yaitu sektor industri pengolahan, sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor perdagangan, restoran, dan hotel.
Menjadi salah satu provinsi tujuan investasi, Provinsi Sumatra Selatan memiliki berbagai sarana dan prasarana penunjang. Provinsi ini terus memperbaiki dan menambah kualitas infrastrukturnya untuk terus menarik investor dan wisatawan. Provinsi ini juga terus meningkatkan kualitas klinik dan rumah sakitnya. Berbagai klinik dan rumah sakit di provinsi ini sudah memenuhi standar nasional. Bahkan, beberapa rumah sakit dan klinik sudah terbukti memiliki standar internasional. Tenaga dokter, suster, dan staf lainnya terus menjalani proses training agar tetap up-to-date dengan perkembangan medis terbaru. Selain itu, peralatan medis dan fasilitas yang digunakan selalu diperbarui setiap tahunnya agar pasien dapat dirawat menggunakan peralatan dan fasilitas terbaik dan tercanggih.
Secara administratif, Sumatra Selatan dibagi menjadi 13 Pemerintah Kabupaten dan 4 Pemerintah Kota. Ibu kota Provinsi Sumatra Selatan adalah Palembang. Kota ini sangat tersohor sejak dulu karena menjadi pusat kerjaan Sriwijaya dan saat ini, kota ini sangat terkenal akan makanan khasnya: pempek. Dengan luas wilayah 400,61 kilometer persegi, Palembang merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sumatra setelah Medan. Dihuni oleh lebih dari 1,8 juta penduduk, kota ini juga merupakan kota terpadat kedua di Sumatra setelah Kota Medan, dan merupakan kota terpadat kesembilan di Indonesia.
Kota Palembang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Sumatra Selatan. Banyak wisatawan yang datang ke kota ini untuk mengunjungi Sungai Musi. Sungai dengan panjang sekitar 750 kilometer yang membelah Kota Palembang menjadi dua ini merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatra dan telah menjadi pusat perekonomian Provinsi Sumatra Selatan sejak dulu. Di sepanjang sungai ini, wisatawan dapat menemukan banyak objek wisata, seperti Jembatan Ampera, Pasar 16 Ilir, Pulau Kemaro, Museum Sultan Mahmud Badaruddin, Jembatan Musi II, Benteng Kuto Besak, Rumah Rakit, dan Masjid Al Munawar. Dari semua objek wisata tersebut, Jembatan Ampera adalah yang paling terkenal. Jembatan ini merupakan sebuah jembatan megah dengan panjang 1.177 meter yang melintas di atas Sungai Musi dan menghubungkan daerah Seberang Ilir dan Seberang Ulu. Sejak selesai dibangun, jembatan ini telah menjadi ikon Kota Palembang.
Banyak wisatawan yang datang ke Palembang untuk mengunjungi Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Berada di tepi Sungai Musi, taman ini merupakan area peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Di sini, wisatawan dapat melihat sebuah prasasti batu peninggalan Kerajaan di masa jayanya. Mereka yang ngin mempelajari lebih lanjut mengenai Kerajaan Sriwijaya juga dapat mengunjungi Taman Purbakala Bukit Siguntang. Di tengah kota Palembang, wisatawan dapat berkunjung ke Iwak Family Park, yaitu sebuah danau wisata yang memiliki berbagai arena rekreasi seperti air mancur.
Wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Sumatra Selatan dapat berkunjung ke Air Terjun Bidadari di Kabupaten Lahat. Dikenal juga dengan nama Air Terjun Ayek Asam, air terjun yang indah ini diyakini sebagai tempat mandi para bidadari. Di bawah air terjun, terdapat danau di mana pengunjung dapat berenang dan menyegarkan bada. Kabupaten Lahat juga memiliki Bukit Serelo atau Gunung Jempol. Bukit ini merupakan salah satu objek wisata kebanggaan masyarakat karena bentuknya yang unik seperti jari yang mencuat ke langit.
Objek wisata menarik lainnya adalah Danau Tebat Gheban di Kota Pagar Alam. Area sekitar danau ini sering dijadikan tempat piknik bagi warga sekitar dan wisatawan.
Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II adalah bandar udara internasional yang melayani Sumatra Selatan. Bandara ini terletak di Kota Palembang dan melayani penerbangan ke berbagai kota di Indonesia dan beberapa kota di Asia, seperti Kuala Lumpur, Singapura, dan Jeddah. Sumatra Selatan juga memiliki beberapa pelabuhan untuk perjalanan melalui jalur air, yaitu Pelabuhan Tanjung Api dan Pelabuhan Boom Baru.
Untuk bepergian dari satu kota ke kota lain, bus antar kota dalam provinsi (AKDP) merupakan salah satu pilihan yang termudah dan terjangkau. Sumatra Selatan juga memiliki jalur kereta api, baik jarak jauh maupun jarak dekat. Kereta api merupakan pilihan transportasi yang cepat dan nyaman. Akan tetapi, tiket kereta api umumnya lebih mahal daripada bus AKDP.
Berbagai pilihan transportasi tersedia untuk perjalanan dalam kota. Di Kota Palembang tersedia Lintas Rel Terpadu Sumatra Selatan atau lebih dikenal dengan sebutan LRT Palembang. LRT Palembang sangat mudah digunakan dan tiketnya cukup terjangkau. Namun, rute perjalanan yang ditawarkan masih sangat terbatas. Beberapa kota dan kabupaten di Sumatra Selatan dilayani oleh angkutan kota (angkot). Angkot merupakan pilihan tepat bagi siapa saja yang perlu moda transportasi murah, tapi penggunaan angkot mungkin lebih sulit bagi pengunjung yang tidak mengetahui rute perjalanan. Taksi konvensional dan taksi online, serta ojek konvensional dan ojek online merupakan pilihan transportasi paling mudah, nyaman, dan cepat.
Sumatra Selatan dihuni oleh beberapa suku asli, yaitu Suku Komering, Suku Palembang, Suka Gumai, Suku Samendo, Suku Lintang, Suku Kayuagung. Mayoritas masyarakat Sumatra Selatan memeluk agama Islam, sedangkan sebagian kecilnya menganut agama Budha, Hindu, Katolik, dan Kristen.
Hubungan social masyarakt Palembang didasarkan pada semangat kebangsaan dan dipengaruhi oleh adat istiadat. Kebanyakan penduduk Sumatra Selatan memiliki semangat toleransi dan gotong royong yang tinggi, dan biasanya sangat hormat pada tamu yang berkunjung dari daerah lain. Gaya hidup masyarakat Sumatra Selatan juga sangat dipengaruhi oleh era modernisasi.
Sumatra Selatan memiliki iklim tropis dengan dua musim. Provinsi ini memiliki curah hujan yang cukup tinggi dan musim kemarau sangat pendek, yaitu pada bulan Juni sampai September. Musim kemarau di provinsi ini tidak benar-benar kering karena hujan tetap sering turun. Musim hujan berlangsung pada bulan Oktober hingga Mei.